Pengertian Observasi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, observasi adalah pengamatan; peninjauan secara cermat, pengawasan dengan teliti. Observasi merupakan salah satu metode pengumpulan data melalui pendekatan kualitatif, yang dilakukan melalui pencacatan secara sistematis atas kejadian-kejadian, perilaku, objek yang dilihat dan hal- hal lain yang berkaitan serta menunjang penelitian.  Observasi dilakukan 1 kali, dilakukan pada tanggal 14 maret 2010, di salon Stanex. 7 responden berumur antara 18-25tahun, 2 responden lainnya berumur 15- 17tahun sedangkan 1 responden lainnya berumur 25tahun. 

Observasi dilakukan dengan mencatat reaksi yang ditunjukkan responden melalui 5 kemasan eyeshadow yang berbeda. 



1. Nyx, merupakan kemasan eye shadow dengan desain konvensional, minimalis, simple, dominan hitam (untuk mencegah sidik jari), dan lebih mementingkan koleksi warna-warna eyeshadow







2. Urban Decay, merupakan kemasan eyeshadow yang simple, berkesan misterius, anggun, finishing yang istimewa, dan tetap feminine


3. Too faced, dengan gaya ilustrasi yang berupa vector, dan diilhami dari bentuk pigmen eyeshadow yang dibentuk sedemikian rupa sehingga terlihat seperti motif binatang







4. Etude, dengan gaya ilustrasi dengan cat air, terlihat sangat feminine, dan juga gemerlap.










5. Wardah, dengan desain yang sangat minimalis, tapi cukup informatif, dan 1 warna yang memenuhi kemasan.






Hasil observasi 

  1. Reaksi pertama yang mereka lakukan adalah menebak-nebak merk kosmetik yang saya perlihatkan. 
  2. 8 dari 10 responden mulai memegang-megang kemasan kosmetik nomor 2 sambil berkata “imut bgt si dpnnya” atau “huaaa… urban decay”. Setelah mereka memegang-megang kemasan, mereka kemudian mulai mencoba-coba eye shadow tersebut. 
  3. 6 dari 10 responden kemudian memegang2 kosmetik no 3 sambil berkata “too faced!! Imut yaaa.. pinkyyy, minta diadopsi”. Responden lainnya pun mulai memegang-megang kosmetik no3 tanpa melepas kosmetik no 2. 
  4. 3 dari 10 orang kemudian melihat kosmetik no 4, dan berkata “princess” “pinky”, dan kemudian melihat kosmetik 2 dan 3, sambil membawa kemasan no 2 
  5. 2 dari 10 org melihat kosmetik no 1, langsung membuka kemasannya dengan reaksi yang datar, kemudian setelah mencoba pigmentasinya, baru mereka terlihat agak senang, tetapi kemudian mereka kembali ke kosmetik nomor 2 dan 3 dengan membawa kosmetik no 1 tapi meninggalkan kemasananya di tempat mereka membuka kemasan 
  6. 1 dari 10 responden melihat kosmetik no 5, dengan muka yang datar kemudian menaruhnya begitu saja, setelah itu tak ada 1 orang pun yang menggubris kosmetik no 5, terlihat disingkirkan ketika para responden mulai membanding-bandingkan pigmentasi dari masing-masing kosmetik. 
  7. 10 dari 10 orang terus menerus membandingkan antara kosmetik 1,2, 3 dan 4. membicarakan pigmentasinya, sambil menaruh kemasan kosmetik 2, dan 3 disamping palette yang mereka coba. Kemasan kosmetik 4 ditaruh di tempat yang terlihat jelas, tapi bukan disamping palette yang sedang dicoba, sedangkan kosmetik 1, ditaruh sembarang tempat. 

0 comments:

Post a Comment

 

Ilmu Kesehatan | Blog Yang Berkaitan Dinul Islami