Klasifikasi Gagal Ginjal Kronik

Gagal Ginjal Kronik adalah suatu sindrom klinis yang di sebabkan penurunan fungsi ginjal yang bersifat menahun, berlangsung progresif dan irreversible. Hal ini terjadi apabila Laju Filtrasi Glomerular (LFG) kurang dari 50 ml per menit. Gagal ginjal kronik sesuai dengan tahapannya dapat berkurang, ringan, sedang atau berat. Gagal ginjal tahap akhir (end stage renal failure) adalah stadium gagal ginjal yang dapat mengakibatkan kematian kecuali jika dilakukan terapi pengganti (Suhardjono, 2003). 

Penyakit ginjal kronik adalah kerusakan ginjal yang terjadi selama lebih dari 3 bulan, berdasarkan kelainan patalogis atau petanda kerusakan ginjal seperti proteinuria. Jika tidak ada tanda kerusakan ginjal, diagnosis penyakit ginjal kronik ditegakkan jika nilai laju filtrasi glomerulus kurang dari 60ml per menit per 1,73m2 (National Kidney Foundation Kidney Disease Outcomes Quality Initiative dikutip dari Arora, 2009). Penyakit gagal ginjal kronik (GGK) adalah salah satu penyakit tidak menular, merupakan keadaan gangguan fungsi ginjal yang bersifat menahun berlangsung progresif dan irreversible (tidak dapat kembali kekeadaan semula). Dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangancairan dan elektrolit, yang menyebabkan uremia ( retensi urea dan sampah nitrogen lain dalam darah ).
http://ayuarifahharianja.blogspot.com/
Klasifikasi gagal ginjal kronik dapat dilihat berdasarkan sindrom klinis yang disebabkan penurunan fungsinya yaitu berkurang, ringan, sedang dan tahap akhir (Suhardjono, 2003). Ada beberapa klasifikasi dari gagal ginjal kronik yang dipublikasikan oleh National Kidney Foundation (NKF) Kidney Disease Outcomes Quality Initiative (K/DOQI). Klasifikasi tersebut diantaranya adalah : 

a. Tahap pertama (stage 1) 

Merupakan tahap dimana telah terjadi kerusakan ginjal dengan peningkatan LFG (>90 mL/min/1.73 m2 ) atau LFG normal 

b. Tahap kedua (stage 2) 

Reduksi LFG mulai berkurang sedikit (kategori mild) yaitu 60-89 mL/min/1.73 m2 

c. Tahap kedua (stage 3) 

Reduksi LFG telah lebih banyak berkurang (kategori moderate) yaitu 30-59 mL/min/1.73. 

d. Tahap kedua (stage 4) 

Reduksi LFG sangat banyak berkurang yaitu 15-29 mL/min/1.73. 

e. Tahap kedua (stage 5) 

Telah terjadi gagal ginjal dengan LFG yaitu <15 mL/min/1.73. (Arora, 2009)

0 comments:

Post a Comment

 

Ilmu Kesehatan | Blog Yang Berkaitan Dinul Islami