Pendekatan Pemecahan Masalah Pelayanan Kesehatan Lingkungan
A. Pendekatan Sistem
Sistem merupakan suatu tatanan dari hal-hal yang saling berkaitan dan berhubungan sehingga membentuk satu kesatuan dan keseluruhan. Sistem Kesehatan Nasional adalah suatu tatanan yang mencerminkan upaya Bangsa Indonesia untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal sebagai perwujudan kesejahteraan umum seperti dimaksud dalam Pembukaan UUD 1945
Sistem merupakan kumpulan unsur-unsur yang saling berinterkasi, berhubungan dan bergantungan untuk menuju tujuan bersama . Sistem adalah suatu tatanan yang terdiri dari bahagian-bahagian, unsur-unsur atau proses-proses yang kait mengkait saling bergantungan dan saling berhubunganyang secara bersama melakukan beberapa fungsi untuk menyelesaikan suatu atau kumpulan tujuan Sistem merupakan suatu tatanan di mana terjadi suatu kesatuan usaha dari berbagai unsur yang saling berkaitan secara teratur menuju pencapaian tujuan dalam suatu batas lingkungan tertentu.
Analisis sistem sebagai salah satu metode ilmiah dengan ciri sebagaimana di bawah ini.
1) logis, artinya masuk akal yaitu sesuai hukum ilmiah.
2) obyektif, artinya sesuai dengan fakta, untuk itu perlu mencari data.
3) sistematis, artinya memiliki keteraturan internal tidak semrawut
4) andal, artinya dapat diuji dan diuji kembali secara terbuka
5) dirancang dan
6) direncanakan serta
7) kumulatif, artinya sebagai acuan penting bagi kegiatan ilmiah selanjutnya dalam upaya pengembangan ilmu.
Dengan demikian maka dalam upaya pemecahan masalah kesehatan lingkungan perlu dilakukan melalui pendekatan sistem, dengan harapan semua mitra kerja terkait bekerja sama untuk menyusun rencana secara terpadu dalam penanganan upaya kesehatan lingkungan
B. Pendekatan Paradigma Kesehatan dan Paradigma Kesehatan Lingkungan
Paradigma Sehat “Shifting the Mindset”, sebagai upaya merobah alur pikir masyarakat tentang sehat Business Sakit ke Business Sehat (“Core-Business”) Prevent the Problems rather then Treating the Problems
C. Pendekatan Ekologi
Ekologi merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya (Ralph and Mildre B, 1970 h.3 dalam Mukono, H.J., 2000. Prinsip Dasar Kesehatan Lingkungan, Cetakan Pertama, Airlangga University Press, h.30). Ekologi berasal dari kata Oikos berarti rumah atau tempat tinggal dan Logos berarti studi. Pertama kali disitir oleh Ernest Haeckel seorang ahli biologi Jerman tahun 1869.
Ekologi meliputi 2 kajian sbb.;
- Autekologi membahas tentang interaksi organisme dengan lingkungannya (siklus hidup organisme, adaptasi terhadap lingkungan
- Sinekologi membahas tentang interaksi kelompok organisme di daerha tertentu (ekologi populasi, ekologi komunitas)
Menurut habitat ekologi meliputi sbb.;
1) ekologi dasar
2) ekologi perairan dll.
Menurut Taksonomi eklogi meliputi sbb.;
1) ekologi tumbuhan
2) ekologi manusia dll
Ekologi kesehatan pada prinsipnya meliputi segala sesuatu mengenai interaksi antara lingkungan alam dan kondisi kesehatan masyarakat. Faktor alam seperti matahari, atmosfir, air dan tanah akan mempengaruhi lingkungan tempat masyarakat berada. Sedangkan lingkungan itu sendiri dari lingkungan buatan dan lingkungan alami. Lingkungan buatan akan dipengaruhi oleh kondisi alam seperti iklim.
Dalam kaitannya dengan lingkungan buatan, maka masyarakat akan mengolah lingkungan buatan tersebut menghasilkan suatu produk. Produk ini menimbulkan adanya pihak produsen dan pihak konsumen di samping itu maka unsur atau faktor lingkungan alam dan lingkungan buatan ikut beriteraksi dan pada gilirannya menimbulkan dampak baik yang positif (meningkatkan kesejahteraan masyarakat) maupun yang negatif (bencana alam, penyakit dsb.)
Konsep ekologi kesehatan (”Concept of Health Ecology”) bersumber dari tulisan Shosuke Suzuki (1988) dalam bukunya ”Health Ecology in Indonesia” Syosei Corporation Japan dalam Mukono, H.J., 2000. Prinsip Dasar Kesehatan Lingkungan, Cetakan Pertama, Airlangga University Press, h. 32)
.jpg)

0 comments:
Post a Comment