Epidemiologi Gagal Ginjal Kronik


Distribusi Frekuensi Gagal Ginjal Kronik (GGK) Distribusi Frekuensi Gagal Ginjal Kronik (GGK) dibagi berdasarkan : 

a. Distribusi Frekuensi Gagal Ginjal Kronik (GGK) Berdasarkan Orang 

Pertambahan usia akan mengubah bentuk anatomi tubuh manusia dan juga disertai penurunan fungsi tubuh. Ginjal mengalami perubahan anatomis dan fisiologis akibat proses penuaan, hal ini yang mengakibatkan pada usia lanjut dapat terjadi glomerulonefritis kronik gagal ginjal terminal (GGT). Menurut Hasil Penelitian Romauli (2009) di RSUD Dr. H. Kumpulan Pane Tebing Tinggi, penderita gagal ginjal kronik terbanyak pada kelompok umur 53-61 tahun (30,4%). Menurut penelitian Hafidz (2010) di RSUP H. Adam Malik Medan, penderita gagal ginjal kronik terbanyak pada kelompok umur 46-55 tahun (39 %). Secara keseluruhan prevalensi End-Stage Renal Disease ( ESRD) lebih besar pada laki-laki (56,3%) dari pada perempuan (43,7%) walaupun penyakit sitemik tertentu yang menyebabkan ESRD (seperti diabetes mellitus tipe 2) lebih sering pada wanita. Menurut hasil penelitian Doloksaribu (2008) menunjukkan bahwa penderita gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa reguler di Klinik Hemodialisa Rasyida Medan terbanyak pada laki-laki (65,9%). Menurut Hanifa (2010) di RSUP Adam Malik Medan penderita GGK terbanyak pada laki-laki (61,4%). 

http://ayuarifahharianja.blogspot.com/Di Amerika Serikat, gagal ginjal kronik yang disebabkan oleh nefropati hipertensif 6,2 kali lebih sering terjadi pada orang Afrika –Amerika dari pada orang kaukasia. Individu dengan diabetes tipe 2 lebih sedikit berkembang menjadi gagal ginjal kronik (sekitar 10% sampai 20%) dengan pengecualian pada orang Indian Pima dengan insidensi mendekati 50%. Penduduk Amerika asli dan Afro-Amerika sangat berisiko mengalami gagal ginjal diabetik. 

Distribusi Frekuensi Gagal Ginjal Kronik (GGK) Berdasarkan Waktu dan Tempat 

Jepang dan Taiwan adalah negara dengan prevalensi End-Stage Renal Disease (ESRD ) Tertinggi. Pada tahun 2003, prevalensi ESRD di Jepang 1800/1.000.000 penduduk dan di Taiwan 1600/1.000.000. Menurut laroran USRDS, di Amerika Serikat tahun 2005, lebih dari 350.000 penderita ESDR hidup di daerah urban dan lebih dari 112.000 penderita ESRD hidup di dearah rural. Prevalensi ESRD di Brasil pada Januari 2007 sekitar 540/1.000.000 penduduk, lebih rendah dari negara Amerika Latin lainnya, seperti Chile prevalensi ESRD 750/1.000.000 penduduk dan Uruguay 800/1.000.000 penduduk. Survei persatuan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) pada tahun 1990-1992 menunjukkan bahwa 13% dari sekitar 50.000 pasien rawat inap di rumah sakit di seluruh Indonesia menderita gagal ginjal dan hipertensi yang menempati urutan keempat setelah tifoid, tuberculosis paru, dan enteritis.

0 comments:

Post a Comment

 

Ilmu Kesehatan | Blog Yang Berkaitan Dinul Islami