Teknik radiografi adalah ilmu yang mempelajari tata cara pemotretan dari objek yang diperiksa dengan menggunakan sinar-x untuk mendapatkan gambaran nbografi (Ballinger, 1995), sehingga mampu menegakkan diagnosa dengan tepat dan akurat.
Di dalam teknik radiografi mempunyai prosedur yaitu :
1. Baca surat permintaan dari dokter pengirim
2. Indentifikasi posisi pasien dan objek yang paling tepat
3. Siapkan alat yang akan dibutuhkan dan faktor exposi
4. Arahkan sinar ke tengah tegak lurus ke luas lapangan penyinaran
5. Panggil pasien masuk ke ruangan
Adapun teknik radiografi yang dilakukan untuk memperlihatkan multiple fraktur distal os humerus adaiah proyeksi antero-posterior dan Lateral :
1. Proyeksi Antero-Posterior (Ballinger, 1995)
Tujuan penieriksaan : Untuk mempetiiliatkan gambaran anatomi elbow joint dari posisi anterior atau depan.
Posisi pasien : pasien duduk menyamping di sisi meja penieriksaan dengan meletakkan elbow joint diatas meja pemeriksaan.
Posisi objek : Elbow joint ekstensio penuh atau lurus yang membentuk antero-posterior ditengah-tengah kaset, bahu direndahkan, lengan bawah diletakkan sandbag untuk immobilisi.
Ukuran Kaset : 18 cm x 24 cm
Jarak focus ke film : 90 cm
Central ray : vertical dan tegak lurus terhadap kaset
Central point : pada rongga sendi dibawah titik lengan antara epicondylus lateralis dan epicondylus medialis. Faktor kondisi : 60 kv, 100 mA, 0,08 s (Clark,1973)
Ada Beberapa Cara Teknih Radiografi :
Teknik radiografi sinus paranasal
Teknik radiografi pelvis
Teknik radiografi mastoid
Teknik radiografi colon in loop
Teknik radiografi cervical
Teknik radiografi costae
Teknik radiografi nasal
Teknik radiografidental

